biarkan tak berjudul (!)

Oleh: elwatsiq bil Haqq

Semula aku kira hidup ini laksana berjalan lepas di atas lantai,

berloncatan dari satu ubin kenikmatan ke ubin kenikmatan yang lain,

sejenak ku merenung, ternyata bukan…

Kaki ini tidak boleh begitu saja melangkah,

Dia harus melangkah serius,

Sebagaimana suatu saat juga akan terhenti serius!,

Aduhai andaikan aku tahu sejak awal…

Tapi tak mengapa…

Matahari masih nongol dari timur…

Nafasku masih di dada…

Ubin yang kuinjak tak selamanya harus nikmat,

Aku harus tahu, untuk melangkah ke mana “kaki” ini dicipta…( ? )

Malang, 19/03/2008